Wakapolda Sumut Kunjungi Korban Luka Bom Bunuh Diri

  • Whatsapp
banner 468x60

Medan, LiraNews –  Wakapolda Sumut dan Wakil Ketua Bhayangkari Sumut mengunjungi korban peristiwa bom bunuh diri Polrestabes Medan, di Rumkit Bhayangkara Tk. II Medan.

Wakapolda didampingi oleh Wakil Ketua Bhayangkari Sumut, Ny. Tasya Mardiaz, Kabid Humas Polda Sumut, Dansat Brimob Polda Sumut, Kabid Propam Polda Sumut, Karumkit Bhayangkara Tk. II Medan, Pengurus Bhayangkari Daerah Sumut, Ketua Bhayangkari Cabang Medan beserta Pengurus dan para Insan Pers yang hadir.

Wakapolda Sumut dan Ibu Wakil Ketua Bhayangkari Sumut mengunjungi korban A.n Kompol Abdul Mutolib, Kasi Propam Polrestabes Medan, Kompol Sarponi, Kasubbag Bin Ops Polretabes Medan, Aipda Deni Hamdani Staf Propam Polrestabes Medan, Brigadir Juli Chandra Staf Propam Polrestabes Medan, Ikhwan Muliadi (masyarakat yang sedang mengurus SKCK), Richard Purba (PHL Polrestabes Medan).

Wakapolda juga menanyakan tentang apa yang terjadi pada saat kejadian sebelum peristiwa peledakan yang dialami oleh para korban. Dan juga menanyakan luka apa saja yang dialami oleh para korban.

Ibu Wakil Ketua Bhayangkari memberikan Semangat Kepada para Isteri para Korban serta memberikan Bunga dari Ketua Umum Bhayangkari Pusat dan santunan tali asih berupa Sejumlah uang dan Buah Tangan.

Pelaku bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan, Rabbial Muslim Nasution tewas. Enam orang–menjadi korban luka. Empat diantaranya anggota Polisi dan dua masyarakat.

Pelaku yang menggunakan atribut ojek online dan mengaku hendak mengurus SKCK, sempat digeledah polisi sebelum masuk Polrestabes Medan. Penggeledahan dilakukan karena gerak-geriknya mencurigakan.

Saat itu, polisi meminta terduga pelaku membuka jaket dan tas ranselnya, namun tak ditemukan benda mencurigakan sehingga pria itu masuk ke dalam lingkungan Polrestabes.

Bom rakitan yang diledakkan di Mapolrestabes Medan terdiri atas sejumlah komponen seperti baterai, pelat besi juga paku. Material bom ini tersebar di depan kantin ruang pengurusan SKCK Mapolrestabes Medan.

Wakapolda juga menyampaikan bahwa Polda Sumatera Utara telah melakukan tindakan penggeledahan terhadap Rumah tersangka dan Rumah Mertua tersangka yang berada di Marelan, Wilkum Polsek Medan Belawan dan telah melakukan pemeriksaan terhadap Guru mengaji yang selama ini memberikan pembelajaran terhadap tersangka.

“Smpai dengan saat ini kondisi Sumatera Utara khususnya Kota Medan dalam keadaan aman dan kondusif, namun Kepolisian akan tetap melakukan pengawasan dan pengamanan ketat terhadap lingkungan masyarakat yang rawan,” ujar Wakapolda. Laporan: Erizal

banner 300x250

Related posts

banner 468x60