Pelabuhan BICT Milik PT Pelindo I (Persero) Belawan Marak Pungli

| Diterbitkan Pada:
Keterangan Foto:
Bagikan:

Medan, LiraNews — Setelah usai berunjuk rasa ke PT Bima Prima dan PT Samudera Logistik Belawan, para supir truk container yang tergabung dalam Persatuan Supir Truk Pelabuhan (PSTP) Belawan mendatangi Kantor Direksi PT Pelindo I (Persero) Belawan, Senin sore (09/09/2019) di Jalan Raya Pelabuhan Belawan.

Dalam aksinya pengunjuk rasa menuntut kepada Dirut PT Pelindo I (Persero) Belawan antara lain, 1. Hapus segala bentuk pungutan liar yang terjadi di areal Pelabuhan, 2. menyediakan fasilitas tempat makan (Kantin) untuk supir dan kernet yang layak, 3. Membuat areal parkir yang layak agar para supir tidak terburu-buru dalam proses bongkar muat. 4. mengizinkan kernet masuk ke dermaga Pelabuhan.

Pada saat berorasi para pengunjuk rasa meminta perwakilan dari pihak PT Pelindo I bersedia menemui dan menerima aspirasi mereka, setelah melalui proses panjang akhirnya pihak PT Pelindo I Belawan menemui para supir yang diwakili oleh Humas PT Pelindo I (Persero) Belawan – Fiona Sari dan para pengunjuk rasa menolak hal tersebut karena dinilai tidak layak serta tidak dapat mengambil keputusan.

Sekjen DPP PSTP Belawan Hotman Silitonga mengatakan, unjuk rasa terjadi karena para supir sudah gerah dengan kondisi yang terjadi di areal pelabuhan mengenai banyaknya kutipan-kutipan dan fasilitas untuk makan serta istirahat bagi mereka.

“Kutipan terjadi dipintu masuk / pintu keluar dan pada saat bongkar maupun muat para supir dibebankan biaya sebesar antara Rp5.000,- sampai dengan Rp20.000,- yang dilakukan oleh pihak Satpam bersama pihak Teli”, Ucapnya.

“Untuk closing para supir dikenakan biaya sebesar Rp750.000,- (20 feat) dan Rp1.500.000,-(40 feat) pada hal timbangan ada 4 tapi yang digunakan hanya 2 dengan alasan beraneka ragam makanya para supir selalu terburu-buru membawa mobilnya sehingga selalu terjadi kecelakaan karena menghindari biaya closing tersebut”, Terangnya.

Belum lagi fasilitas yang ada di dalam pelabuhan sangat tidak memadai seperti kantin, areal parkir agar para supir tidak terburu-buru dalam proses bongkar muat container dan yang namanya macet panjang tidak terjadi lagi”, Tutupnya.

Pihak supir berharap Direksi PT Pelindo I (Persero) Belawan dapat mengatasi segala permasalahan yang terjadi di areal Pelabuhan Internasional tersebut karena para supir bukanlah seorang pegawai dan gaji mereka belum tentu dapat memenuhi kebutuhan keluarga di rumah.

Aksi unjuk rasa para supir truk container berjalan tertib dan aman dengan terlihatnya personil Polres Pelabuhan Belawan serta Polsek Belawan berjaga-jaga termasuk arus lalulintasnya yang dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Pelabuhan Belawan, AKP M Sitorus. LN-WIN

Wed Sep 11 , 2019
PPU, LiraNews – Kodim 0913/Penajam Paser Utara (PPU) gelar komunikasi sosial (komsos) kreatif dengan mengadakan lomba Tari Perang adat Dayak. Hal tersebut, merupakan dukungan dan perhatian TNI AD terhadap kelestarian budaya daerah Kalimantan Timur, khususnya di Kabupaten PPU. Kegiatan yang juga rangkaian peringatan HUT TNI ke 74 tahun tersebut, digelar […]