Mirisnya Potret Pendidikan Kabupaten Dairi , 44 SD Dan 1 SMPDi Kabupaten Dairi Dipimpin PLT.

Gravatar Image
  • Whatsapp

Dairi | LiraNews, –Harapan masyarakat Dairi untuk berubah dimasa kepemimpinan Bupati Eddy Berutu sepertinya masih sekedar harapan dan harus lebih bersabar.

Ini fakta sesuai dengan kondisi saat ini, dimana hampir tiga tahun kepemimpinan Bupati Dairi Eddy Berutu belum menunjukkan langkah langkah konkrit dan terobosan baru kearah yang lebih baik seperti jargon yang dijanjikan kepada masyarakat Kabupaten Dairi saat kampanye Pilkada Tahun 2018 yaitu “PERUBAHAN dan DAIRI UNGGUL”.

Dari pengamatan LIRANEWS ,salah satu bidang atau Lembaga
untuk menciptakan SDM yang Cerdas dan Unggul yaitu dibidang Pendidikan Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) dibawah binaan Dinas Pendidikan Kabupaten Dairi, sejak kepemimpinan Bupati Dairi Eddy Berutu Tahun 2019 hingga saat ini ada sebanyak 44 SD dan 1 SMP yang dipimpin Kepala Sekolah dengan jabatan sebagai Pelaksana Tugas (PLT).

Ka.Biro LIRANEWS Delon Sinaga, yang juga dipercaya sebagai Tim Investigasi DPD LIRA Kabupaten Dairi prihatin dan menyayangkan sikap dari Pemerintahan Kabupaten Dairi yang kurang memperhatikan status pemimpin masing masing sekolah yang dapat mempengaruhi kebijakan kepala sekolah dalam pengalokasian anggaran Dana BOS.

Dari penelusuran dan pengamatan LIRANEWS, secara umum sekolah yang dipimpin PLT terkesan kurang perhatian jika dibanding dengan sekolah yang dipimpin Kepala Sekolah defenitif.

Sehingga aturan atauran yang seharusnya dilaksanakan banyak terabaikan misalnya sosialisasi pengadaan spanduk untuk menjalankan Prokes termasuk jam kerja para guru di sekolah karena sering ditemukan Bendera Merah Putih turun dibawah sebelum pukul 12.00 seperti di SD Negeri 030287 dan SD Negeri 030288 Batang Beruh Sidikalang.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Dairi Jonni Purba ketika dimintai tanggapannya terkait 44 Kepala SD Negeri dan 1 SMP Negeri yang dipimpin Kepala Sekolah dengan Status PLT, Jonni Purba menjawab sedang diproses untuk untuk pengangkatan Kepala Sekolah defenitif “ucapnya.(LN/DN) 

Related posts