LSM LIRA Simalungun Awasi “Money Politics” Menjelang Pilkada 2020

  • Whatsapp
banner 468x60

Simalungun, LiraNews – Animo masyarakat untuk menerima politik uang atau money politics diprediksi akan tinggi menjelang Pilkada, 9 Desember 2020. Guna memberantas praktik curang itu diperlukan pengawasan ketat.

Demikian diutarakan Bupati LIRA (Lumbung Informasi Rakyat) Kabupaten Simalungun, Hotman Petrus Simbolon kepada Liranews di Pamatangraya, Sabtu (7/11/2020).

Read More

banner 300250

“Kita harus waspadai TS (tim sukses) atau oknum-oknum tertentu yang ingin mengedarkan uang. Pergerakan itu akan kita intip,” kata Hotman.

Berdasarkan hasil investigasinya di lapangan, masih banyak masyarakat yang tergiur dengan iming-iming untuk mendapatkan sesuatu. Hasrat masyarakat untuk memilih calon cenderung menginginkan imbalan uang, yang diduga didasarkan faktor ekonomi.

Karenanya, ia meminta masyarakat merubah “mindset”. Pola pikir mengharapkan imbalan patut dibuang. Tetapi pilihlah yang memang punya komitmen untuk membangun.

“Kita harus cedas, bagaimana supaya Pilkada benar-benar berkualitas. Tentukan pilihan sesuai hati nurani dan tidak ada bayaran,” ujarnya.

Ia juga meminta Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) bekerja ekstra untuk memantau dan mengawasi money politics. Anggaran untuk Bawaslu dinilai cukup besar sehingga diharapkan hasil yang maksimal dari kinerjanya.

Hotman bersama Pengurus dan rekan-rekan juang bertekad memantau ketat permainan politik uang. Bila kelak ditemukan pelanggaran akan dilaporkan ke Bawaslu dan bila perlu langsung dilaporkan aparat penegak hukum. LN-UB

banner 300x250

Related posts

banner 468x60