Habis Edarkan Upal, Bram Dan Wak No Tidur di Hotel Prodeo

| Diterbitkan Pada:
Keterangan Foto:
Bagikan:

Sumut, Lira News – Lagi-lagi pengedar uang palsu (Upal) di amankan personil Polsek Hamparan Perak pada Minggu, (29/09/2019) pukul 20.00 Wib di warung Misnan Dusun IV, Desa Kelambir V, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut).

Ke dua pelaku bernama Muhammad Nuh Lubis alias Wak No (50) warga Jalan Selebes Gang 10, Kelurahan Belawan 2, Kecamatan Medan Belawan, Kota Medan, Sumut dan Bram Wahyudi Sirait alias Bram (39) warga Jalan Cikampek Gang 13, Kelurahan Belawan 2, Kecamatan Medan Belawan, Kota Medan, Sumut.

Berawal pelaku membeli minyak bensin di warung Misnan (Korban) seharga Rp 20.000,- selanjutnya pelaku membayar dengan menggunakan uang pecahan Rp 100.000,- dan korban mengembalikan uang pelaku sebanyak Rp 80.000,-.

Beberapa saat kemudian, korban curiga dengan uang yang diberikan pelaku padanya dan menanyakan status uang tersebut kepada anaknya bernama Nova Rahmat Hidayat.

Mengetahui uang tersebut palsu, Nova bersama rekan-rekannya mengejar pelaku dan sesampainya di Jalan Kelambir V Hamparan Perak korban berhasil menangkap pelaku.

Mendapat laporan adanya pengedar uang palsu kemudian masyarakat setempat langsung memukuli ke dua pelaku hingga babak belur dan mengantisipasi hal-hal yang tidak di inginkan ke dua pelaku dibawa ke Pos Security PTP 2 Kelambir V Kebun untuk di amankan serta melaporkan hal ini ke Polsek Hamparan Perak.

Personil Polsek Hamparan Perak langsung turun kelokasi kejadian yang dipimpin Kanit Reskrim, Iptu Bonar Pohan, SH didampingi Panit Reskrim Ipda J. Siagian dan selanjutnya membawa ke dua pelaku ke Mako Polsek beserta barang bukti.

Kanit Reskrim Polsek Hamparan Perak ketika dikonfirmasi kru Lira News mengatakan, mereka mengedarkan uang palsu dengan modus pura-pura membeli bensin dan yang lainnya untuk mendapatkan uang asli.

“Kedua pelaku sudah kita amankan untuk dilakukan proses pemeriksaan lebih lanjut berikut barang bukti berupa 5 lembar uang pecahan Rp 100.00,- serta kunci leter T dan korban telah membuat laporannya ke Polsek Hamparan Perak”, ucap Kanit Reskrim, Iptu Bonar Pohan, SH.

“Pelaku dapat dikenakan Pasal 244 KUHP subsider 245 KUHP tentang uang palsu dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara”, tutup Iptu Bonar Pohan, SH mantan Kanit Narkoba Polres Pelabuhan Belawan. LN-WIN

Mon Sep 30 , 2019
Jakarta, LiranlNews – Komando Pasukan Khusus bekerja sama dengan Balai Besar Wilayah Sungai Cisadane Ciliwung dalam rangka memperingati HUT ke-74 Kemerdekaan Republik Indonesia, menggelar kegiatan bhakti sosial yang dikemas dengan tema “Ciliwung Beranda Depan Rumah Kita”, beberapa waktu lalu. Kegiatan dilaksanakan dengan melibatkan masyarakat desa binaan satuan jajaran Kopassus di […]